Cerita orang tentang India


India bukanlah sebuah Negara dimana kita dapat menikmati kemoderan dan pemandangan yang serba lux seperti di Eropa maupun Amerika. India bukan juga sebuah Negara yang dapat kita temui keteraturan disana. Tetapi terlepas dari gossip ketidak menarikan akan India, saya berusaha untuk mencari beberapa sisi unik dari india: Sebuah Negara yang pernah dikuasai oleh Inggris dan kini sedang menggeliat menuju kemakmuran ekonomi seperti Indonesia. Saya menyukai keberagaman budaya dan saya tertarik dengan perbedaan-perbedaan yang mewarnai keunikan suatu wilayah. Itulah mengapa, saya ingin membahas tentang India karena beragam keunikan budaya seakan terangkum di Negara ini. Saya belum pernah mengunjungi India sama sekali. Tetapi saya hampir mengunjungi India bulan lalu dengan tariff yang tidak selangit,namun karena beberapa kesibukan di Indonesia akhirnya niat tersebut saya urungkan. Namun, berbekal dari pengalaman dan cerita dari orangtua saya yang kebetulan baru pulang dari India sayapun memiliki dasar untuk menulis artikel ini.

Satu alasan yang membuat orangtua saya memilih India sebagai jujugan wisata mereka adalah : Tirtayatra. Kata tersebut mungkin masih asing bagi banyak orang. Tirtayatra merupakan suatu kegiatan kunjungan ke tempat-tempat suci keagamaan yang kalau menurut saya bisa disama artikan dengan Umroh. Yaa.. kali ini orang tua saya melakukan tirtayatra ke India bersama beberapa kawan perkumpulan meditasi dari beberapa kota di Indonesia. Tirtayatra dilakukan sekitar 9 hari dengan tujuan ziarah yaitu beberapa temples dan lokasi suci Hindu di India. India yang merupakan Negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-2 di dunia ini mayoritas beragama Hindu sehingga banyak sekali tersebar temples atau tempat suci Hindu yang menganut beragam aliran kepercayaan. Banyak yang berpendapat bahwa di India terdapat banyak aliran kepercayaan yang mengarah ke aliran sinkritisme atau mencampuran beberapa paham agama dan kepercayaan. Menurut saya,inilah keunikan dari India. (yang menurut orang-orang) Sinkritisme (atau saya lebih suka menggunakan istilah akulturasi budaya) inilah yang menjadikan India unik dan beragam yang tidak bisa kita temui di Negara manapun. Keunikan yang sangat menonjol di Negara ini adalah, banyaknya sapi yang berkeliaran dijalanan. Hal tersebut disebabkan oleh, disucikannya hewan tersebut sehingga ketenangan sapi tidak boleh diusik. Itu mengapa, ketika berjalan dijalanan India, walau jalan tol sekalipun sekawanan sapi sering terlihat bergerombol dan berlenggang santai menyeberang jalan. Ya.. India merupakan satu-satunya Negara yang mengijinkan sapi berlalu-lalang di jalan besar,jalan tol sekalipun. Selain sapi, beberapa kawanan monyet juga banyak berkeliaran dikota. Entah mungkin karenan sudah terbiasa, penduduk disana acuh saja apabila ada monyet yang mengambil buah-buahan atau makanan dirumahnya. Rumah-rumah kumuh dinegara ini hanya terbuat dari susunan batubata yang tidak terplester lalu ditutupi oleh terpal diatasnya. Walau terlihat kumuh dari luar,tetapi bagian dalamnya terdapat lengkap meja persembahyangan dan pemujaan. Selain itu, warga India pinggiran lebih suka mengenakan pakaian yang lusuh tetapi walau lusuh jika dilihat dari luar tetapi hati mereka baik.

Dulu, saya mendengar cerita dari beberapa kawan saya berwarganegara Eropa yang pernah mengunjungi India bahwa Negara tersebut adalah Negara yang tidak layak dikunjungi. Bandara udara internasional yang merupakan pintu masuk utama sebuah Negara sangat tidak tertata rapi. Bahkan lebih terkesan jorok dan semrawut. Itu beberapa tahun lalu. Namun kini, menurut penuturan ibu saya, bandara yang dulunya semrawut dan jorok tersebut sudah menjelma menjadi bandara yang apik,tertata dan jauh dari kesemrawutan. Hal tersebut membuktikan bahwa India kini telah berbenah dan bersiap-siap menjadi daerah destinasi wisata khususnya wisata religi. Banyak orang asing yang sengaja datang dan tinggal lama di India untuk mempelajari Yoga. Namun, kebisingan kota di India sangat sulit dihindari. Kebiasaan buruk pengendara kendaraan bermotor di India adalah mereka terlalu hobby untuk membunyikan klakson. Sehingga bunyi klakson panjang yang memekakkan telinga sangat sering terdengar disana. Kendaraan yang berjalan ugal-ugalan serta satu kendaraan yang ditumpangi oleh belasan orang sehingga penuh sesak juga dengan mudah dijumpai disana. Tapi anehnya, menurut ayah saya, warga setempat seakan sudah biasa dengan kondisi seperti itu sehingga menjalankan harinya dengan penuh senyum ceria. Bahkan, ketika kendaraan seseorang diserempet oleh kendaraan lain dijalan, mereka hanya saling senyum dan hanya berkata “maaf” lalu tidak ada pertengkaran akibat saling menyalahkan. Sangat berbeda dengan kondisi di Indonesia.

Pernah dengar cerita Mahabarata? Nah, kisah yang berseting di kurusetra tersebut adalah lokasi yang benar-benar ada di India. Orang tua saya sempat berkunjung ke sana. Dilokasi tersebut juga terdapat monument kereta kuda Arjuna dan Khrisna serta monument Bhisma yang terbaring dengan ratusan anak panah yang masih tertancap disana. Selain itu, disana juga terdapat pohon besar yang disucikan yang menurut penuturan warga India,pohon tersebut berusia ribuan tahun dan dulunya digunakan sebagai pertapaan Khrisna. Saya pernah dengar cerita, bahwa dilokasi yang diyakini merupakan tempat Bhisma terbaring dengan ratusan anak panah ditubuhnya masih terkandung unsur bahan kimia yang kabarnya berasal dari anak panah tersebut. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan penelitian beberapa ahli Yoga dan ahli kimia. Selain itu,disuatu kawasan di India terdapat sekumpulan manusia yang berwajah mirip kera sehingga diyakini sebagai keturunan Hanoman. Sedangkan Negara Srilangka diyakini sebagai kerajaan Alengka yang konon dikuasai oleh Rahwana. Sehingga postur warga Negara tersebut kebanyakan berbadan tinggi,tegap, dan gagah seperti Rahwana. Saya tidak tahu apakah cerita tersebut benar ata hanya sebuah mitos belaka. Tetapi yang pasti, cerita tersebut sangat menarik untuk saya telusuri lebih jauh nanti.

Lokasi lain yang dikunjungi selama Tirtayatra tersebut adalah Sungai Gangga yang menurut penelitian para ahli mengandung unsur kimia yang bersifat membersihkan kuman. Itulah mengapa, beberapa orang India meyakini bahwa apabila anggota keluarga yang meninggal karena suatu penyakit langka di”makamkan” disungai gangga maka jenasah tersebut akan terbebas dari kuman penyakit dan dibersihkan secara rohani juga. Entahlah hal tersebut benar adanya atau hanya sebuah keyakinan masing-masing kelompok. Pada waktu-waktu tertentu, apabila terdapat suatu perayaan suci Hindu, sungai Gangga akan sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah dari seluruh dunia. Saya agak sedikit heran dengan kabar yang berhembus beberapa bulan lalu yang menjelek-jelekkan sungai Gangga. Diberitakan bahwa terdapat banyak mayat manusia dan hewan yang mengotorkan sungai Gangga yang suci itu yang kemudian dikaitkan dengan berita miring lainnya. Padahal, kata ibu saya, sungai ini bersih dan bening serta tidak ada bau sedikitpun. Banyak pertapa yang duduk dipinggir sungai tersebut dan berdoa menurut keyakinan mereka masing-masing. Hal yang dirasa sangat menyebalkan dan mengganggu disana adalah ulah warga yang memasang tariff mahal kepada pengunjung untuk mendapatkan sebait doa dan tanda merah didahinya. Padahal itu adalah ulah para penipu yang tidak bertanggung jawab. Para spiritualist yang “berilmu” tinggi melakukan ritual mandi di sungai gangga dengan membenamkan seluruh tubuhnya selama beberapa saat lalu kemudian muncul lagi di lokasi yang lain. Aneh dan ajaib memang, menceburkan diri disatu lokasi lalu kemudian muncul dilokasi yang lainnya.

Di India terdapat suatu kawasan yang katanya merupakan wilayahnya para pertapa dimana pada suatu waktu bisa kita jumpai pertapa “turun gunung” dan terbang. Saya lupa nama pastinya. Memang ada kawasan di India yang sebagian besar bangunannya merupakan tempat suci atau temple dan mandir dengan masing-masing keyakinan dan kepercayaan yang berbeda-beda, bahkan pimpinannya juga berbeda. Disana juga terdapat suatu kota yang bernama Haridwar yang merupakan kota suci dimana disana tidak diperbolehkan memasak makanan hewani bahkan telur sekalipun. Selain itu minuman keras juga dilarang sehingga kota tersebut dijuluki sebagai pintu masuk dunia spiritual. Orangtua saya sempat mengikuti seminar Hindu Internasional yang dihadiri oleh tokoh-tokoh Hindu dunia. Mengunjungi tempat suci dan bertemu dengan orang-orang yang disucikan serta para tokoh-tokoh agama yang sangat disegani disana. Pengalaman itulah yang menjadikan India menjadi wonderful destination khususnya bagi orang-orang yang menyukai budaya dan spiritual.

Kunjungan lainnya adalah ke kawasan medieval of India, dimana disana terdapat banyak gedung yang dinobatkan sebagai world heritage site oleh UNESCO yaitu Taj Mahal dikawasan kota Agra Fort dan beberapa kawasan peninggalan India masa lampau yang terkenal dikawasan tersebut.

Wah.. kalau saya ke India, pasti bukan kemoderan dan keklasikan yang saya temui seperti yang saya temui di Eropa. Tetapi yang akan saya dapatkan adalah keunikan budaya dan ketulusan hati untuk jalan spiritual ditengah kesederhanaan India. Semoga tahun depan saya bisa memposting tulisan tentang India berdasarkan pengalaman pribadi,bukan dari cerita orang seperti kali ini.

Sekian ^Tan^

About these ads

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on March 16, 2012, in experince. Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. Nyoman Dharma

    Artikel yang sangat indah dan menarik, sayang wajahku gak ada di foto2 yang ditampilkan….

    • Om Swastyastu Pak Nyoman Dharma,
      Matur suksma pak sudah mampir ke Blog saya. Wah,saya jd lancang ya menulis cerita yg bukan based from my own experience. Justru sebenarnya Pak Nyoman Dharma yang lebih layak bercerita tentang Tirta Yatra ke India ini.. :) Kalau based from experience and true story pastilah tulisannya lebih mantap pak.. hehehe… Monggo pak,kalau mau fotonya juga di unduh di artikel ini silahkan kirim fotonya ke email saya.. ^*^
      SriGuru

  2. om swastyastu tantri..
    suksma pisan… tulisnmu telah mengobati kekgmanQ ttng India… trus trang tiang sangat tertarik dngn India aplg yang berisikan Kebenaran kisah Ramaya dan Mabratha…..
    jd ak tunggu tulisanmu tentang India lg… trutama kbnrn Kisah Ramayana dan Mahabrata……
    suksma……^_^*
    om santi santi santi om…..

    • Om Swastyastu ibu Ayu made,
      Saya ikut senang kalau tulisan saya ternyata bisa bermanfaat bagi yang membacanya. Nggih bu, semoga tahun depan bisa ke India dan menulis kisah kebenaran kisah Purana..
      Suksma..Om Santi Santi Santi Om

  3. Nice…. ditunggu hasil Tirtayatranya ya Twin… ^^

  4. ternyata indah juga ya negara india,,,jd pengen visit kesana tp gk ngeti budaya dan agama disana ..

  5. Wah jadi pengen pergi ke India jugaa deh :)

  6. Terimakasih infonya mba..
    saya belum pernah keluar negeri, tapi saya sangat ingin ke india.
    mudah2an suatu saat saya bisa kesana.

  7. Wow.. Thank u infonya, jd pengen ke india :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: