winter in Luxembourg


Trip saya kali ini adalah mengunjungi suatu negara dengan urutan ke 167 terkecil dan merupakan negara terkecil di Eropa. lagi-lagi dan tidak juga bosan, tripmate saya kali ini adalah Lidya..(thanksss for this trip..hihihi..).. sebagaimana seperti pada tulisan saya sebelumnya tentang Brugge,lagi2 trip kami berawal dari kebosanan kami dengan aktivitas sehingga kamipun berupaya lari dari kepusingan2 yang ada… untuk itu kami menggunakan kata MINGGAT sebagai istilah kami jika akan ngetrip ke kota-kota tertentu… nah,tujuan minggat kami kali ini adalah Luxembourg sebuah negara yang super kecil tapi super indah, super kecil tapi super kaya dan super kecil tapi sangat unforgetable..

Rencana trip dimulai dengan rapat malam jumat via YM dan skype. rapat kala itu hanya dihadiri oleh kami ber-2..Tantri dan Lidya..sebagai anggota Minggaters koneksi Belgium.:). rapat besar berjalan lancar dengan menghasilkan notulen rapat mengenai Bekal Piknik kami… saya membawa jus appel, Lidya membawa jus jeruk, saya membawa roti, Lidya membawa Mentega dan keju, saya membawa ayam panggang dan saose, lidya membawa nasi putih dan seterusnya. Rapat besar kami kali itu hanya berkutat dengan barang bawaan dan jadwal kereta yang akan kami naiki. Jumat malam, kamipun berkumpul di rumah teman kami, lagi2 warga Indonesia yang berdomisili di Lier,Belgium..:) (thanks for teh Fani and Ton yang sudah menerima kami sebagai tamu transit dikala hasrat minggat kami memuncak…^^ ). Pukul 9 malam kami sudah berkumpul di Lier dan memantapkan rencana untuk hari esok. Kala itu bersalju, ramalan cuaca di internet menunjukkan bahwa keesokan harinya salju akan turun deras dan temperaturpun merambat turun hingga mencapai suhu -6 derajat. Tapi, sesuai dengan salah satu lagu nasional negara kami yaitu Maju tak gentar..kamipun mengikuti lagu tersebut… tetap Minggat dikala badai…

Seperti biasa, kami baru memulai tidur pada lewat tengah malam dan seperti biasa pula kami harus sudah bangun pukul 4 pagi untuk menyiapkan perbekalan karena kali ini kami harus mengejar kereta terpagi yaitu jam 6,karena perjalanan menuju Luxembourg sekitar 4 jam dengan Train.. jam 5.30 pagi kami sudah bergegas menuju stasiun Lier..dan… ketika kami membuka pintu rumah… gludaaaakkkkk…benar-benar salju turun dengan derasnya..angingpun bertiup dengan kencangnya… walau persiapan musim dingin yaitu pakaian hangat dilengkapi dengan tutup telinga,sarung tangan dan slayer telah bertengger ditempat masing-masing pada tubuh kami, dengan kondisi badai salju seperti ini kami pun sempat menutup pintu rumah kembali untuk masuk kedalam rumah. Tapi, lagi-lagi sesuai dengan lagu nasional maju tak gentar..kamipun lagi-lagi maju tak gentar untuk minggat..🙂

yupppzzzz…. dengan tertawa-tawa menertawai kegilaan kami pada pagi buta itu,kamipun berangkat menuju stasiun kereta Lier. Kereta yang akan mengantarkan kami menuju perbatasan Belgia dan Luxe pun tiba. Perjalanan menuju kota Arloon,perbatasan negara belgia dengan luxe, membutuhkan waktu 4 jam dengan sebelumnya melakukan 1 kali transit (yang saya lupa dikota mana kami transit kala itu..) yang pasti kami transit.. Indahnya Pemandangan Belgium kala salju, khususnya pemandangan perbukitan bersalju dan hutan pinus yang berwarna putih membuat kami sangat menikmati pemandangan. Karena perjalanan yang sangat panjang, kamipun menyempatkan diri untuk tidur sejenak untuk menyimpan tenaga. oh iyaa… Kala itu kami menggunakan weekend retoure ticket dimana harganya hanya 10 euro pulang pergi yang harus dilakukan pada  saat weekend dari Lier sampai ke Arloon. Kami sengaja membeli tiket hanya sampai Arlon dengan menggunakan weekend retoure untuk menekan biaya perjalanan, baru kemudian dari Arlon kami harus menunggu kereta berikutnya yang datang 1 jam kemudian yang akan mengantarkan kami menuju Luxe dengan tiket seharga 10.5 euro Pulang pergi pada hari yang sama. Jadi dengan cara seperti itu kami hanya membutuhkan 20.5 euro pulang pergi dari Lier menuju Luxe. Sebenarnya ada tiket langsung menuju Luxe tetapi harga sangat jauh lebih mahal yaitu sekitar 48 euro Pulang pergi.

Stasiun Arlon

Salah satu sisi stasiun arlon

salah satu Katedral di kota Arlon

4 jam berlalu dan akhirnya kami sampai di Arlon, sebuah kota kecil yang sepi dan sunyi apalagi waktu itu musim salju. Waktu menunjukkan hampir tengah hari kala itu,dan kami harus menunggu selama 1 jam sebelum kereta berikutnya datang. Makan dan berfoto menjadi agenda kami selain berjalan sejenak mengitari beberapa sudut kota arlon yang sepi- untungnya salju tidak turun-. Akhirnya kereta yang akan mengantar kami selama 18menit menuju Arlon datang. Saya tidak mengabadikan kereta api yang kami naiki dan tidak mengabadikan terlalu banyak suasana di Arloon, saya lebih memilih untuk menyiapkan diri untuk Luxembourg.

Bekal makan siang kami…:)

Sampailah saya di negara kecil itu. Dengan berbekal Peta Luxe yang saya dapatkan di Tourist informasi yang selalu ada disisi stasiun saya dan teman bergegas menuju tujuan utama saya yaitu kawasan tua yang terletak dilembah yang dinobatkan sebagai World Heritage oleh UNESCO. Lembah tersebut merupakan kawasan bagian bawah Luxe yang sebagian besar merupakan peninggalan jaman perang yang berupa benteng dan jembatan yang bermaterial bebatuan. Saya tak habis pikir bagaimana orang-orang jaman dulu khususnya jaman perang,membangun jembatan yang indah dan semegah itu. Perlu berjalan selama hampir satu jam melewati pusat kota untuk tiba di kawasan lembah dengan berjalan kaki. Dibawah salju yang mengguyur kian deras, kamipun berjalan menuju lembah tujuan kami dengan sesekali masuk ke toko di pusat perbelanjaan untuk sekedar mencari kehangatan sambil mencari sale..heheheh… Dikawasan negara dingin khususnya dimusim bersalju, saya sering masuk ke pusat perbelanjaan untuk mencari kehangatan, sebaliknya dinegara saya, saya sering berjalan-jalan dipusat perbelanjaan yaitu mall untul sekedar  mencari AC.. heheh.. diEropa saya melakukan habbit yang terbalik dengan di negara saya…

Akhirnya lembah yang saya cari-cari berhasil ditemukan. Lembah yang indah dan sepi dan juga putih..covered by the snow… saya tidak mau telalu banyak cing-cong dan berkoar-koar dengan suasan disana, yang pasti.. it was fantastic!!!!!! Saya menyaksikan sebuah kawasan indah tempo dulu khas Eropa diLembah luxe yang sebaliknya terdapat pusat kota modern dibagian atas lembah tersebut… tidak Salah UNESCO menobatkan negara ini sebagai salah satu negara yang masih melestarikan warisan budaya dengan melihat beberapa bangunan tua,benteng2 dan jembatan2 serta monument2 yang masih terawat,tertata sempurna dan sama sekali tidak terbengkalai. Sungguh indah dan luar biasa… Beberapa foto dikawasan lembah (karena saya tidak seberapa tertarik untuk berfoto di pusat kota modern luxe) akan saya tampilkan dalam tulisan ini termasuk beberapa foto saya di monumen penghargaan UNESCO untuk luxembourg.

selain mengunjungi Luxe kawasan lembah,saya juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa kawasan pemerintahan di negara tsb. salah satunya adalah gedung parlemen yang memiliki beberapa penjaga yang mirip patung berdiri tegak didepannya. Beberapa lokasi yang kami kunjungi berdasarkan petunjuk dari peta yang kami dapatkan dari tourist informasi. Sayangnya beberapa lokasi yang ada dipeta terlalu jauh dan juga tidak ditemukan, padahal haripun sudah semakin gelap sehingga kami harus beranjak pulang kembali ke Belgia. Perjalanan Ke Luxe berakhir sampai disitu, dan pada saat itu kami berjanji untu kembali kesana lagi dikala musim panas namun hingga waktunya saya kembali ke Tanah air saya belum mengunjungi Luxe untuk kedua kalinya. Semoga lain waktu saya masih mendapatkan kesempatan itu lagi…:)

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on April 3, 2011, in belgie, experince. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Saya mau mengikuti congress Bamboo di Belgia pada bulan April 2012 tahun ini.
    Tempat saya nanti di De Coloni Antwerp University.
    Nah membaca Blognya mbak Tantri (apakah masih di Belgia?) saya sangat bersyukur dapat ke sana walaupun hanya beberapa hari.
    Mungkin saya tinggal di Antwerp dan saya mau bertanya sebagai beruikut,
    1. Pakai tranportasi apa yang nyaman dari Antwerp ke Brussel begitu pula ke Eindhoven?
    2. Bagaimana juga kalau ke Amsterdam dan saya berencana tinggal di sana 3 harian.
    3. Untuk semua itu berapa biayanya?
    4. Apakah bahasa Inggris umum digunakan?

    Ma kasih atas perhatian dan jawabannya nanti.
    Purwito
    Peneliti dari Research Institutes for Human Settlements.
    Bandung, Indonesia
    e-mail ; pwtbamboo@bdg.centrin.net.id atau purbambu@Yahoo.com

    • wahh.. senang sekali blog saya dibaca oleh peneliti seperti bapak..:)
      saya sudah di Indonesia sejak 2 tahun lalu pak.
      1. Saya prefer pakai Train antar kota lewat Antwerpent central station.
      Antwerp central station adalah station super besar dimana disana banyak sekali kereta menuju kota2 besar di negara-negara Eropa salah satunya adalah Amsterdam,Eindhoven NL, perancis,jerman… apalagi Brussel.. sangat mudah didapatkan kereta api dengan tujuan manapun disana. di brussel ada banyak stasiun besar jadi tentukan dulu lokasi tujuannya supaya tidak keliru turun stasiun.
      situs jadwal dan harga ketera api di Belgia adalah : http://www.b-rail.be/main/E/ Belanda adalah:http://www.ns.nl/en/travellers/home kalau mau ke perancis bisa buka situs kereta api Thalys. kalau ke Jerman kereta api ICE.

      2. Pilihan tepat untuk meluangkan waktu agak lama di Amsterdam,karena dari sana bapak bisa menuju Volendam naik bus (saya pernah menulis tentang volendam di blog saya), ke Lisse (ladang bunga Tulip) atau hanya jalan2 di kawasan amsterdam (mengunjungi red ligth distric hanya untuk sekedar tau, kawasan legal ganja diperdagangkan dll). tetapi hati-hati, amsterdam merupakan kawasan imigran terbanyak jadi hati-hati banyak pencuri juga.

      3. Waduh, kalau saya ditanya biaya..saya tidak tau pasti pak.. kalau untuk yongeren (under 26) or orang tua (diatas 50 atau 60 saya lupa) ada potongan tiket murah di Belgia. Nanti di antwerpen tanyakan di stasiunnya apakah bisa beli jenis tiket itu (go-pass namanya) harganya 50e untuk 10 kali jalan kemanapun tujuaannya di Belgia. Kalau harga biasa bisa dilihat di situsnya pak. Kalau di Belanda biasanya ada promo tiket murah namanya dag-card (harganya sekitar 12.5 e kesemua tujuan),tiket promo ini bisa dibeli di Kruidvad,albert hijn,spar (nama toko sejenis indomart,almart dll). Tergantung apakah ada promonya.

      4. kalau diBelanda, b.Inggris sangat umum digunakan. Kalau di Belgia tergantung daerahnya. Kalau di kawasan yang berbahasa Perancis biasanya mereka arogan terhadap bhs,tidak mau menggunakan bahasa non-perancis. Tetapi jangan kawatir, tourist imformation disana lengkap dan sangat membantu kok. jadi saran saya, setibanya bapak ke kota tujuan mampirlah ke tourist infommation untuk minta peta gratis dan lokasi kunjungan wisata supaya tidak nyasar.🙂.

      Untuk informasi-informasi tempat tujuan wisata dan hal-hal yang menarik di Belanda,Belgia,Luxemburs dansekitarnya bisa dilihat di Blog saya pak…

      Semoga informasinya membantu pak.. apabila ada pertanyaan lain,silahkan di japri juga tidak apa-apa pak…🙂

  2. Artikel yang bagus dan menambah wawasan buat yang ingin ke Eropa. Sekedar info, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, apabila saat di eropa membutuhkan jasa sewa mobil dengan sopir yang fasih bahasa Indonesia dan Inggris silahkan hubungi Trans Eropa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: