The Queen of Fruits : Manggis


Setelah lelah nyetir 2.5 jam pulang-pergi bandara karena jalanan Surabaya yang super macet pagi tadi, akhirnya  sekarang saya bisa longgar sejenak. mumpung bos besar tidak menelpon saya untuk mengerjakan ini itu, jadinya saya bisa nangkring dirumah dengan bahagianya sambil memakan beberapa butir manggis yang ada dihadapan saya. Beberapa butir manggis berhasil masuk kedalam mulut saya..haappp.. enaaak tenannn…🙂. Berbicara tentang manggis, buah yang hitam manis agak kecut ini ternyata banyak sekali kasiatnya loo untuk kesehatan. Saya doyan sekali makan buah ini bukan karena saya pecinta warna ungu jadinya saya doyan buah yang warnanya ungu seperti manggis. Bukan juga karena saya tau bahwa buah ini sangat berkasiat untuk kesehatan jadinya saya doyan makan manggis, tetapi saya suka dengan rasanya yang seger.. kecut-kecut manis dan rasanya itu menyenangkan sekali menurut saya. Saya bisa melahap hampir 1 kg manggis sehari jika ada. Bisa juga lebih…🙂 . Nah, setelah saya membaca suatu artikel kesehatan tentang manggis di salah satu tabloid mingguan Nyata yang di ulas oleh Dr. Mangestuti Agil dari Fakultas Farmasi Unair yang menulis tentang manggis, dan beberapa blog yang juga mengulas tentang kasiat manggis akhirnya mata dan pikiran saya terbuka. Ternyata manggis, buah yang sangat saya doyanin itu, memiliki banyaaaaak sekali kasiat dan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan penghambat penyakit-penyakit kadar berat.Tapi sayangnya, kasiat tersebut katanya bukan berasal dari daging buah yang saya sukai itu melainkan dari kulitnya. loh kok bisa? baca ulasannya disini.

Manggis merupakan buah dengan klasifikasi botani sebagai berikut :

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Keluarga : Guttiferae
Genus : Garcinia
Spesies : Garcinia mangostana L.

Manggis merupakan buah yang salah satu kasiatnya adalah sebagai anti kanker, anti radang, anti oksidan dan anti tumor. Bahkan penelitian lebih lanjut yang dilakukan oleh ilmuwan di beberapa negara menemukan fakta tentang 34 kasiat buah manggis. 34 fakta kasiat manggis adalah sebagai berikut:

  1. Anti-fatigue (energy booster/memberi tenaga)
  2. Powerful anti-inflammatory (prevents inflammation/anti peradangan)
  3. Analgesic (prevents pain/mencegah sakit urat saraf)
  4. Anti-ulcer (stomach, mouth and bowel ulcers)
  5. Anti-depressant (low to moderate/mencegah kemurungan)
  6. Anxyolytic (anti-anxiety effect/mencegah kegelisahan, panik & cemas)
  7. Anti-Alzheimerian (helps prevent dementia/mencegah penyegah Alzheimeria)
  8. Anti-tumor and cancer prevention (shown to be capable of killing cancer cells/Mencegah kanker)
  9. Immunomodulator (helps the immune system/system kekebalan)
  10. Anti-aging (Anti penuaan)
  11. Anti-oxidant ( Buang toxic/racun dalam badan)
  12. Anti-viral (membunuh kuman)
  13. Anti-biotic (modulates bacterial infections)
  14. Anti-fungal (prevents fungal infections/infeksi oleh jamur)
  15. Anti-seborrheaic (prevents skin disorders/ mencantikkan kulit)
  16. Anti-lipidemic (blood fat lowering/membuang kolesterol)
  17. Anti-atherosclerotic (prevents hardening of arteries)
  18. Cardioprotective (protects the heart/untuk jantung)
  19. Hypotensive (blood pressure lowering/merendahkan tekanan darah)
  20. Hypoglycemic (anti-diabetic effect, helps lower blood sugar/ mengurangi gula dalam darah)
  21. Anti-obesity (helps with weight loss/kuruskan badan)
  22. Anti-arthritic (prevention of arthritis/cegah sakit tulang)
  23. Anti-osteoporosis (helps prevent the loss of bone mass/tulang rapuh)
  24. Anti-periodontic (prevents gum disease/cegah gusi berdarah)
  25. Anti-allergenic (prevents allergic reaction)
  26. Anti-calculitic (prevents kidney stones/cegah batu karang)
  27. Anti-pyretic (fever lowering/rendahkan suhu badab)
  28. Anti-Parkinson (penyakit saraf  parkinson)
  29. Anti-diarrheal (mencegah diare)
  30. Anti-neuralgic (reduces nerve pain/sakit urat saraf)
  31. Anti-vertigo (prevents dizziness)
  32. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata)
  33. Anti-cataract (prevents cataracts)
  34. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi seluruh badan)

sumber

Karena tingginya kasiat dari buah ini, sebagian orang menyebut manggis sebagai QUeen of Fruit alias ratunya buah. Ilmuwan meyakini bahwa tanaman ini berasal dari kawasan Asia Tenggara yang akan mudah dijumpai di beberapa negara As-Teng yaitu : Indonesia, Malaysia, Kamboja, Thailand dan Filipina. Di Malaysia, buah ini dikenal dengan sebutan Manggustan. DIkamboja lebih dikenal dengan nama Mongkhul dan di Perancis dikenal dengan sebutan Mangostanaier. Sementara dalam literatur bahasa Inggris dikenal dengan nama Mangosteen. Pohon manggis dapat hidup dan berkembang dengan baik didaerah yang memiliki ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut. Tinggi pohonnya bisa mencapai 20 meter dan baru dapat berbuah setelah usia 5-6 tahun.

Beberapa literatur menyebutkan, buah dari tanaman yang bernama ilmiah Garcinia Manggostana ini sudah lama sekali digunakan sebagai obat tradisional khususnya oleh masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Manggis digunakan sebagai anti radang yaitu untuk mengobati infeksi kulit atau luka, disenteri atau infeksi saluran urine. Tetapi karena pemakaiannya tidak mendunia, Amerika Serikat sempat melarang buah dan produk olahannya untuk masuk ke negara ini. Namun kini, buah tersebut sudah mendunia dan dieksport ke beberapa negara-negara maju laiinya di berbagai Benua di dunia. Di Indonesia sendiri pada tahun 2006, kementerian pertanian mencatat ekspor manggis mencapai 5.697 ton dengan nilai lebih dari 3,6 juta dollar AS. Negara tujuan antara lain China, Hongkong, Uni Emirat Arab, Belanda, dan Arab Saudi. Kalau di Indonesia Jawa Barat merupakan pemasok utama produksi manggis. Pada tahun 2007, mengacu data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, dari 112.722 ton produksi manggis Indonesia, 60.277 ton atau 53,4 persen di antaranya berasal dari sejumlah sentra di daerah itu, seperti Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Purwakarta, Subang, dan Bogor. (sumber). Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati melimpah adalah salah satu sentra penghasil manggis yang diekspor ke berbagai belahan dunia seperti Amerika dan Eropa. Berdasarkan informasi yang saya dapat, di Eropa sana nilai jual kulit manggis sangat tinggi. Di sana kulit manggis dijadikan jus yang harganya mencapai 20 US dolar atau berkisar 200 ribu rupiah per gelas. (sumber)

 

hmmm tapi ternyata, bagian buah yang biasa kita makan tidak mengandung bahan yang bernilai gizi tinggi. justru kandungan yang bernilai gizi tinggi itu terdapat pada bagian kulit yang sering kita buang.  Walau demikian, bukan berarti daging buah tidak berkasiat sama sekali untuk kesehatan. Daging buah juga berkasiat untuk mencegah diare,radang amandel,keputihan,wasir/ambeien,peluruh dahak,sakit gigi. Namun, berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukan, kulit buah manggis jauh lebih memiliki gizi tinggi dibandingkan dengan daging buahnya. kulit luarnya disebut sebagai endokarpium. (bahkan, penelitian khusus tentang manggis juga sudah dibukukan loo oleh peneliti Luar negeri…) Sebelum masak, kulit luar buah terasa keras dan selanjutkan akan melunak sehingga akan lebih mudah untuk dipecah dan dibuka. Ketika mentah kulit buah berwarna agak kehijauan dan berubah menjadi merah keunguan seiring dengan fase pematangan buah tersebut. Kulit dari buah ini dapat menghasilkan senyawa xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari hasil isolasi kulit buah manggis. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Senyawa xanthone dapat menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Apalagi zaman sekarang, kita sudah banyak terkontaminasi oleh bahan-bahan kimiawi, bahan polutan dan bahan tiruan, dan itu semua sudah tak terelakkan lagi. Selain itu Xanthone bukan hanya sebagai antioksidan, tetapi juga antikanker. Belakangan ini para ilmuwan juga sedang melakukan uji potensi kulit manggis sebagai obat HIV.   Selain itu, kulit manggis juga mengandung senyawa yang termasuk dalam golongan antosianin yang berkasiat sebagai antioksidan dan radikal bebas berkualitas baik.

Antioksidan adalah molekul yang dapat menghambat peristiwa oksidasi. Reaksi oksidasi menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan terjadinya reaksi berantai. Apabila reaksi berantai ini terjadi dalam sel, maka akan timbul kerusakan sel dan kematian sel. Akibatnya muncul penyakit kanker, jantung koroner dan lainnya. Dengan adanya senyawa yang bersifat antioksidan (menhentikan reaksi berantai dengan cara mebuang atau memusnahkan radikal bebas dan menghambat reaksi oksidasi lain), maka kanker bisa dicegah. Satu diantara senyawa antioksidan yang paling aktif dalam kulit manggis adalah alfa Mangostin yang sudah dibuktikan dalam stidy ilmiah. Hasilpenelitian menunjukkan, bahwa derifat atau turuanan senyawa alfa mangostin mempunyai kekuatan anti radikal bebas yang lebih kuat atau sama dengan senyawa anti radikal bebas lain, seperti karoten. Alfa Mangostin terbukti melalui penelitian ini dapat menghambat pertumbuhan sel tumor pada tikus. Kandungan senyawa ini yang selanjutnya menjadi awal dari serangkaian riset untuk mencari senyawa kimia pencegah kanker dari manggis.  Selain mencegah kanker, alfa mangostin yang terkandung didalam manggis juga berkasiat untuk mencegah tumor. Ini terbukti setelah ilmuan melakukan pengobatan tumor tulang yang sudah tidak dapat diobati lagi dengan menggunakan terapi kemo maupun radiasi. Dengan menggunakan Human Chondrosarcoma cell line, alfa mangostin terbukti mampu menghambat pembelahan tidak terkendali dari sel tumor.

Tips untuk membuat ramuan kulit manggis serta manfaatnya

Cuci lalu potong kecil 1 buah kulit manggis. Sediakan 1000 ml air untuk merebusnya. Rebus hingga mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api dan pemanasan dilanjtkan selama 10 menit. Saring dan buang kulit manggisnya, selanjutnya minum air rebusan tersebut seperti meminum air biasa. Ambil paling sedikit 200 ml air rebusan dan minum 2 kali dalam seminggu. Air rebusan kulit manggis berkasiat mempertahankan daya tahan tubuh bila kita minum secara teratur. Kulit manggis kaya akan vitamin A,B,C,E, mineral, kalsium, Besi, Magnesium, Natrium dan Seng.

Air rebusan kulit manggis juga dapat dipakai sebagai obat kumur pencegah sariawan. Bisa juga untuk cairan pencuci organ kewanitaan sebagai pencegah keputihan. Kalau ingin mencoba menggunakan sebagai anti diare, kita dapat membuat rebusan yang lebih kental dengan mengurangi jumlah air yang digunakan. Meskipun berkhasiat, kita perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi air rebusan manggis, terutama bagi mereka yang kondisi kesehatannya kurang fit. Tidak menutup kemungkinan terjadi reaksi yang tidak diharapkan termasuk bertambahnya tingkat keparahan gangguan. Oleh sebab itu, bagaimanapun air rebusan kulit manggis lebih tepat digunakan untuk meningkatkan daya tanah tubuh orang sehat.

wahhwaahh… ternyata bukan hanya daging manggis ya yang bermanfaat bagi kesehatan, kulitnyapun juga sangat bermaanfaat bahkan lebih dari manfaat daging buahnya sendiri. Saya jadi makin cinta sama buah manggis kalau begini ceritanya… ^^

Sekian (Tan)

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on January 30, 2012, in experince. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: