Just a little view of Sarangan


well, tidak seperti judul dari tulisan ini yang menggunakan bahasa Inggris, totally i will use Bahasa language.. ^^. Tapi lebih tepatnya saya akan memasang beberapa gambar karena saya lagi minus ide untuk menulis.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berkunjung ke Telaga Sarangan salah satu jujugan wisata yang paling Top di Magetan city. Terletak tepat dikaki gunung Lawu menyebabkan kawasan ini memiliki hawa dingin yang menyegarkan yaitu kisaran 18 hingga 25 derajat celcius. Telaga ini juga dikenal dengan sebutan telaga pasir. Kabarnya sih pengunjung wisata ini pernah menembus angka 15 ribu dalam kurung long weekend bulan Mei 2012 lalu (sumber). Banyak hal-hal yang menarik yang dapat dilihat dikawasan wisata ini. Selain pemandangan yang sangat indah, fasilitas dikawasan ini juga dapat membuat pengunjung betah. Dengan mudahnya pengunjung dapat memperoleh penginapan yang tersebar disekeliling telaga ini dari harga kelas student rate alias murah meriah hingga yang berstatus international hotel. Selain itu warung souvenir dan tempat makan tidak kalah ketinggalan melengkapi fasilitas wisata disini. Dimalam hari (khususnya di kala weekend atau libur sekolah) pengunjung dapat sekedar nongkrong di pinggir telaga sambil menikmati sejuknya suasanan malam ditemani santapan jagung bakar, sate ayam maupun kelinci. Pada pagi harinya kita juga bisa keliling mengitari danau yang katanya berjarak 3 km yang bisa ditempuh dalam kurang lebih 1 jam dengan berjalan santai. Disana juga terdapat air terjun Sarangan yang juga bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Beberapa sumber cerita pengalaman berwisata ditempat ini bisa dilihat juga di sini dan sini.

Oh iya, disana kita juga bisa menyewa Kuda untuk berputar keliling danau jika enggan berjalan kaki. Kita juga bisa menyewa spead boat untuk mengitari danau. Yang juga unik disana adalah, terdapat sebuah pulau kecil ditengah-tengah danau yang menurut orang lokal disana terdapat makan. Tetapi setelah saya tanya makamnya siapa, beberapa orang yang saya tanya mengakui tidak tau. Pada saat-saat tertentu didanau ini juga diadakan larung sesaji berupa tumpeng kecil yang dilakukan oleh warga lokal dan tumpeng besar yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Menurut ceria beberapa warga lokal disana, pernah suatu kali pemerintah daerah tidak mengadakan upacara larung tumpeng besar. dan apa yang terjadi? Hujan sangat deras disertai gelombang lumayan besar pada telaga terjadi di kawasan tersebut. Sehingga keyakinan lokal setempat memang mengharuskan adanya upacara tersebut.

Berikut beberapa view Sarangan hasil jepretan iseng saya

Sekian

^Tan^

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on July 12, 2012, in experince. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Awesome… Jalan-jalan memang menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: