dua puluh enam..


dua puluh enam..

angka itulah yang sudah sah saya terima tepat di hari kemarin, 2 Nopember 2012 pukul 06.10 pagi. Dua puluh enam tahun yang lalu diwaktu yang sama, saya nongol di bumi Nusantara ini dengan senyum cerah ceria orang tua saya mendengarkan lengking tangis saya yang membahana. :p..yaaah.. saya sudah masuk ke usia dua puluh enam. usia was-was bagi kaum perempuan muda seperti saya (baca:wanita muda yang belum menikah..heheh). Usia yang lebih was-was lagi adalah usia kepala 3 yang akan saya masuki paling tidak 4 tahun lagi dihitung maju dari sekarang.

Ulang tahun kali ini memang sengaja saya lupakan. Bukan karena apa-apa sih, mungkin karena ditahun-tahun sebelumnya saya sudah terlalu sering merayakan ulang tahun saya bersama teman-teman sekolah maupun kampus saya. Ketika TK saya merayakan ulang tahun dengan kawan-kawan sepermainan di sekolah saya dengan makan bubur kacang hijau sambil main ayunan dan slurutan. Beranjak SD, perayaan ulang tahun saya dilakukan berfariasi, ada yang disekolah, traktiran berenang di waterpark..dll. Menginjak SMP, perayaaan ulang tahun saya adalah bagi-bagi coklat dengan teman sekolah serta traktiran bakso dikantin maupun di cafe dekat sekolah. Kalau SMA,traktiran dilakukan di mall dengan dirayakan oleh teman-teman dekat saya. Lalu, menginjak kuliah, kawan-kawan satu angkatan rutin memberikan surprise party untuk saya. di tahun pertama di kampus,ulang tahun saya rayakan dengan makan2 di salah satu cafe di tunjungan plaza, tahun berikutnya di resto bu Cokro dan lain-lain yang saya sendiri lupa dimana. Perayaan ulang tahun saya juga dirayakan di rumah bersama teman-teman organisasi..pokoknya rame deh. Kado-kado unik juga saya terima dari teman seangkatan. Yang terunik adalah kado anak anjing yang hingga kini masih sehat terpelihara dan menjadi anjing favorit di keluarga saya. Lalu menginjak lulus kuliah, ulang tahun tidak dilakukan dengan perayaan heboh anak muda. Tapi yang lumayan istimewa adalah, setiap tanggal 2 Nopember tepat pukul 06.10, pacar saya sejak 4 tahun lalu selalu datang kerumah dengan membawa kado untuk saya sambil bilang “horeee.. aku yang pertama ngucapin, jam 06.10.. Happy birthday yaaaah” sambil ngeloyor pulang untuk melanjutkan tidurnya… haahaa.. Thanks darling.. :*

Kehebohan dan perayaan ulang tahun ala anak muda sudah tidak saya lakukan di tahun ini. Tahun ke-26 hidup saya hanya saya rayakan kecil-kecilan dengan mentraktir teman-teman laboratorium saya dengan hokben delivery. Makan malam di Boncafe dengan pacar saya. Tidak ada perayaan tiup lilin heboh dengan kawan-kawan, tidak ada kado datang jam 06.10 dan tidak ada kehebohan apa-apa. Semuanya datar-datar saja walau memang sms,telp,bbm ucapan ulang tahun terus mengalir di HP saya. Memasuki dua puluh enam hanya angin lalu untuk sebuah perayaan heboh ala anak muda.

Kehebohan anak muda sudah dengan sendirinya memudar seiring dengan bergulirnya waktu. Mungkin ini adalah sebuah pertanda bahwa usia muda saya yang berhura-hura sudah lewat dan giliran untuk memikirkan hal-hal yang lebih serius. Bukan berarti selama ini saya tidak serius. Bukan berarti bahwa selama ini saya terlalu berhura-hura. Tetapi, mungkin selama ini belum ada batasan usia yang membuat saya berhenti untuk memandang diri terlalu muda. Semangat dan jiwa muda boleh,tetapi pikiran harus lebih dewasa dan bijaksana. Usia dua puluh enam ini seharusnya saya gunakan untuk bersyukur, berterima kasih atas lika-liku kehidupan yang mendewasakan saya yang telah dianugerahkan Tuhan untuk saya. Berterima kasih atas segala masalah yang diberikan Tuhan pada saya, karena dengan masalah itu, saya dapat belajar untuk lebih bijaksana. Berterima kasih atas kebahagiaan yang berlebih yang telah dilimpahkan Tuhan pada saya, karena dengan itu Tuhan telah memberi kesempatan pada saya untuk berbagi kepada sesama. Berterima kasih karena diusia muda ini,saya telah mengalami banyak peristiwa senang,sedih,mendebarkan maupun membahayakan, karena dengan itu Tuhan telah mendidik saya untuk belajar menjadi dewasa dan Bijaksana diusia yang muda. Berterima kasih atas kehidupan yang diberikan Tuhan hingga usia saya lebih dari seperempat abad, dengan begitu saya dapat merasakan indahnya lika-liku kehidupan yang indah hingga saat ini. Terima kasih Tuhan telah memberikan kesempatan kepada saya untuk melihat dunia. Melihat banyak perbedaan yang diciptakan olehMu, dari situlah saya dapat belajar untuk lebih menghormati perbedaan. Terima kasih Tuhan atas segala anugerah hingga usia 26 Tahun yang telah diberikan kepada saya.

Namun,sayapun melihat juga,bahwa ada banyak target saya yang belum tercapai. Tetapi saya juga melihat bahwa ada banyak hal diluar kuasa saya terjadi dengan sendirinya. Kebahagiaan tiba-tiba datang tanpa ditargetkan. Sesuatu yang indah tiba-tiba diangugerahkan kepada saya tanpa saya minta. Semua itu karena tangan Tuhan. Ada target yang tidak tercapai, namun diganti dengan hal lain yang mungkin menurut Tuhan itulah yang lebih dibutuhkan oleh saya dibandingkan dengan target yang saya buat di tahun ini. Saya bersyukur dengan apa yang telah diberikan kepada saya,termasuk bersyukur atas usia yang diberikan kepada saya.

Terima kasih Tuhan atas 26 tahun kehidupan yang sangat indah ini…🙂

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on November 3, 2012, in experince. Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. Happy “belated” birthday Tantri…🙂
    Blessing to you… !!

  2. membahana lahir ke dunia jare,,,hehehe..
    ngucapin lagii ahh,,,lewat blog..
    Happy B’day…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: