memperpanjang paspor….. huwaaa…


2 hari belakangan ini, saya disibukan oleh suatu “kegiatan penting” yang memang harus saya lakukan dalam rangka… hmmm.. dalam rangka.. dalam rangka yang penting genting.. hehe.. dalam rangka mau ke luar negeri sodaraaa..sadaraa.. yeeiiy yeeiiy yeiyyy… #agak berlebihan yaa# hehe.. yakkzz.. dalam rangka mau keluar negeri,akhirnya saya HARUUUUSSS memperpanjang paspor saya. Bukan karena paspor saya semakin pendek sehingga harus dipanjangkan, tetapi masa berlakunya sudah habis sehingga harus saya panjangkan masa berlakunya. Memperpanjang paspor bagi saya adalah sesuatu yang tidak menyenangkan karena saya harus berurusan dengan birokrasi dan pritilannya yang dapat saya pastikan betapa lama waktu yang saya butuhkan untuk mengurusnya. Awalnya super enggan,karena membayangkan keribetannya tetapi ya harus saya lalui. Apalagi sebelumnya saya sudah diribetkan dengan birokrasi dan aturan-aturan dalam rangka memperpanjang KTP gara-gara e-KTP yang belum jadi-jadi… hmm.. capeek dehh.. Hanya untuk mengganti tulisan “masa berlaku sampai:….(waktunya diperpanjang lagi…)” dalam KTP saya, saya harus mengurus surat ini itu dari RT lalu RW lalu kecamatan lalu kelurahan lalu yang terakhir ke dinas kependudukan.. Busyeet dah.. ribet daahh.. Apalagi kalau membayangkan betapa antrinya suasana dimasing-masing kantor tempat mengurus KTP itu.. huwaaaa.. lelaaahh deh…

dan kali ini, saya harus sekali lagi berhadapan dengan birokrasi-birokrasi itu.. hoohoo.. Mengurus paspor..

Setelah browsing-browsing cara cepat dan tepat untuk memperpanjang paspor kemudian saya mengikuti prosedur perpanjangan paspor yang menurut blog yang saya baca mudah,akhirnya saya melakukan online regristration di website resmi Imigrasi. Uploadnya mudah asalkan koneksi internet lancar. Ndak ribet-ribet amat asalkan data yang harus diupload sudah tersedia dalam bentuk .jpg dengan ukuran file yang sudah ditetapkan. Sayapun melakukan upload data via online : kartu keluarga, KTP, Ijasah, akta kelahiran, paspor lama dan surat rekomendasi dari tempat kerja. Sudahlah.. semua prosedur online sudah saya lakukan dan sejauh itu sudah lancar… yak sejauh ini lancar jaya sodaraa.sodaraa.. Setelah upload, sayapun meng-arrange jadwal untuk pembuatan paspor on-spot ke imigrasi. Setelah deal dan semuanya berjalan lancar, sayapun mengeprint nomor registrasi yang harus saya bawa ketika saya mengajukan pasport ke imigrasi sesuai jadwal yang saya pilih juga via online..

Jadwal perpanjangan paspor saya di Imigrasi tiba..

Saya berangkat dari rumah ke kantor Imigrasi pukul 8 pagi. Perjalanan menuju kantor imigrasi kalau macet dan nyasar tidak dihitung maka perjalanan hanya memakan waktu 30 menit. Ternyata macet.. seperti biasa, dan nyasar… seperti biasa. Akhirnya travel time saya menuju kantor imigrasi adalah 1 jam.. beneer beneer deh.. Nyasar dan macet sungguh memakan waktu. Saya sampai Kantor imigrasi Khusus kelas 1 Surabaya pukul 09.00. Ternyata jam segitu adalah waktu yang terlalu siang untuk pengurusan paspor dan surat-surat lain di imigrasi. Akibatnya, saya tidak dapat parkir dan harus parkir dilahan warga yang memang disediakan khusus untuk orang-orang yang akan mengurus paspor dan urusan lain-lain di Imigrasi. Tarif parkir tentu saja melambung menjadi lebih dari 2 kali lipat dari tarif parkir di mall. Tarif parkir di Galaxi mall 4000; Tarif parkir di Delta plaza 3.500, di TP 4000 juga dan di kantor Imigrasi tarifnya 10.000. Horeeeeee.. dari pada ndak dapat parkir toh..#alasan karena keterpaksaan kronis#. Lokasi parkiran yang tarifnya 10.000 ini memerlukan hampir 100 langkah menuju kantor imigrasi. Melewati jalanan yang berdebu dan polusi dimana-mana.. not-enjoyable walking circumstance.. buseet dahh kota metropolitan emang ndak dirancang untuk enak dipake jalan kaki.. #protess aja nih sayanya#

Sesampainya di kantor imigrasi.. Antrian mengular lantaran ada beberapa rombongan yang juga mengajukan paspor dalam rangka umroh dan naik haji. Loketnya memang berbeda, tetapi karena masih dalam satu gedung suasanan ramai tidak bisa dihindari. Saya sempat beberapa detik celingukan karena tidak tahu ke loket mana saya harus mengantri. Celingukan saya akhiri dengan bertanya pada ibu-ibu yang lagi ngadem..berdiri tepat dibawah AC ruangan. dan ternyata prosedural yang harus saya lakukan adalah :

1. Mengambil (dan diisi tentunya) folmulir pernyataan bahwa sebelumnya saya sudah pernah punya paspor dan kali ini mengurus untuk perpanjangan.(#ngooookk#.. jelas-jelas saya punya paspor lama yang saya bawa dan sudah saya upload pada saat registrasi online..la kok saya disuruh buat pernyataan lagii… yaakk..entahlah buat apa..nurut aje daahh…) Formulir diambil diloket paling belakang, dekat dengan koperasi.

2. Serahkan formulir tersebut beserta foto copi berkas-berkas yang dijadikan syarat-syarat pengajuan paspor dengan urutan sebagai berikut : Surat tanda terima yang diterima pada saat registrasi online ditaruh dilembar pertama lalu berkas-berkas yang urutannya adalah: a)KTP;b)Kartu keluarga;c)Akta lahir/ijazah/suratnikah; d)Surat ganti nama kalau ada; e)Paspor lama; f) Rekomendasi kantor.Β  Formulir pernyataan yang baru diisi disertakan pada lembar paling akhir.

3. Bersabarlah.. menunggu dipanggil oleh mas petugas..

4. Bersabarlah terus sampai mati gaya..

5.Bersabarlaah lagii… # Saya menunggu nama saya dipanggil.. 1 jam lebih 17 menit…# Bengong itu membosankan sodaraaa..sodaraa..

6. Setelah nama anda dipanggil, ambilah nomor antrian ke loket berikutnya. Dokumen anda akan dipindahkan ke loket berikutnya untuk ditindak lanjuti… (Karena terlalu panjang mengantri.. saya pending pengurusan paspor esok hari dan saya diberi surat bukti yang harus diserahkan ke petugas di Loket 5 pada hari berikutnya..)

Hari berikutnya.. Saya sampai di kantor imigrasi pukul 7.20 menit pagi hari dengan maksud supaya mobil saya tidak di”paksa” untuk parkir ditempat sebelumnya..#lebih tepatnya supaya saya tidak mengeluarkan 10.000 hanya untuk numpang naruh mobil# ehh ternyataa dugaan saya meleset.. saya kurang pagi.. lagi-lagi saya harus parkir dilokasi 10.000 itu.. #ngoookkk..padahal sudah pagi looo..# Di Kantor imigrasi sudah ramai orang mengantri,padahal kantor belum buka.. kuat dugaan bahwa para pengangtri itu telah kemping sejak dini hari… wkwkwkwk… #dugaan ngawur#

daaann.. yang saya lakukan dihari itu adalah:

1. Menyerahkan kertas bukti yang diberikan oleh mas-mas petugas diloket sebelumnya pada hari sebelumnya. Kerta itu diserahkan ke loket 5.

2. Menunggu nama dipanggil..

3. menunguuu…

4.Bersabar… menunguu..

5. dipanggil.. nama saya dipanggil.. saya dapat nomor urut 31 yang artinya saya mendapatnya urutan ke 31 untuk antri di loket 4 yang merupakan loket pembayaran..

6. Menunggu lagi..

7. Bosaaaan…

8. Baca tabloid gosip yang sengaja saya bawa untuk menunggu….

9. Tabloid gosip habis dibaca….

10. Buka labtop untuk mengerjakan sesuatu.. #kursi sangat tidak ergonomis untuk mengerkalan sesuatu dengan labtop#

11. Baca buku… lalu bosaannnn…

12. Nama saya dipanggil.. yeiiyyy.. Saya harus membayar 255.000 untuk antri eh untuk perpanjangan paspor maksudnya…πŸ˜€

13. Setelah membayar, saya harus mengantri lagi untuk difoto dan diwawancarai…

14. ANtri lagi.. antri lagi…

15. Nama saya baru dipanggil 25 menit kemudian.. Lalu saya difoto..

16. Antri lagi untuk diwawancarai…

17. Wawancara.. #kalau saya bilang hanya sekedar formalitas saja sih ya.. mungkin untuk verifikasi data tapi kok rasanya kurang ngeeeh gitu wawancaranya… yaweslah..pokoknya kelar deh..#

Prosesi perpanjangan paspor selesai..yeiyyy… Tetapi saya harus menunggu 3 hari kerja untuk benar-benar memperoleh paspor baru saya. Kalau ditotal waktu yang saya butuhkan untuk membuat paspor baru adalah 5.5 jam untuk mengantri dan 3.5 jam untuk perjalanan pulang-pergi ke kantor imigrasi. Kalau dijumlahkan artinya bahwa saya harus merelakan waktu 9 jam untuk memperpanjang paspor. Waktu yang sebenarnya cukup untuk menyelesaikan 1 laporan pekerjaan proyek; Setara dengan mengajar 6 kelas untuk mata kuliah 2 sks dalam sehari; Setara dengan mengasistensi mahasiswa tugas akhir dan kerja praktek; Setara dengan mengerjakan analisa desain untuk suatu pekerjaan atau setara juga tidur dan bersantai.. hehee..

itulah mengapa saya tidak seberapa suka dengan birokrasi yang terlalu ribet sehingga membuang efektifitas waktu seseorang. Saya berharap 4-5 tahun lagi ketika saya harus memperpanjang paspor lagi, sudah ada sistem delivery service by call seperti layanan fast food untuk layanan perpanjangan paspor.. heehee…

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on June 4, 2013, in experince. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. k mna? k mana? k mana?πŸ™‚
    Yuna

  2. akhir Agustus.. Yuna kapan? siapa tau bisa kopdar di negeri seberang.. heehe

  3. chienabeep@yahoo.com

    saya setuju.. delivery, ide bagus.. happy holiday Twiny…

  4. Keknya klo di jakarta waktu yang dibuang 2x lipat dr surabaya, makanya sistem calo tetap menjamur…klo delivery call paspor ada nanti, calo byk nganggur mbaπŸ˜‰

    • tapi sebuah sistem khan harus diperbaiki mbak Bell.. kayak makan di resto fastfood, dulu sistemnya antriii puanjuaang dan lama, lalu ada sistem drive thru..lalu ada sistem delivery order juga.. gitu khan makin gampang… mungkin nanti bakalan ada sistem pintu doraemon delivery service..hahahah.. Jadi bikin pasport jg sistemnya mesti diperbaiki kayak fastfood gitu.. hehee.. # berusaha membandingkan birokrasi negara dengan sekedar makan ayam atau Pizza# :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: