Hidup berubah setelah status berubah


Gileee.. akhir-akhir ini hidup saya 135 derajat mengalami perubahan drastis. Belum mencapai 180 derajat sih, tapi beberapa perubahan-perubahan besar sudah terjadi pada saya belakangan ini. Perubahan tersebut tak lain dan tak bukan adalah disebabkan oleh perubahan status saya yang semula berstatus single happy dengan beragam hingar bingar kebahagiaan masa muda berubah status menjadi istri orang. Hehe..  bukan berarti hidup saya tidak bahagia sebagai seorang istri, tetapi hidup saya berubah menjadi lebih terarah setelah berubah status. Perubahan pertama yang mendasar adalah, saya sudah super jarang sekali sempat menulis blog.. hahaha..  jarang blog walking, jarang menulis, jarang membaca untuk membuka wawasan, jarang berpikir tentang penelitian, jarang ngelembur untuk mengerjakan projek-projek, jarang juga kongkow-kongkow dengan teman-teman masa muda yang masih berstatus single happy dan ceria. Jarang juga ngelembur atau nongkrong dikantor utuk sekedar ber-haha-hihi dengan kawan-kawan atau laboran di laboratorium kampus.

Beberapa perubahan yang terjadi pada saya entah mengapa dengan sendirinya mengalir dan terjadi dengan mudahnya. Coba bayangkan, ketika saya belum menikah dan masih tinggal dirumah orangtua saya, saya bangun pagi untuk mengejar target deadline pekerjaan saya lalu setelah itu saya baca Koran sambil nonton berita, lalu saya sarapan dengan menu makanan lezat yang sudah tersedia di meja makan, setelah itu saya bersiap untuk kekantor, berangkat kekantor yang jaraknya hanya 5 menit dari rumah, pulang malam lalu bersantai dirumah menikmati channel luar negeri pada TV berlangganan atau membaca atau ngeblog atau menyelesaikan research dll. Tetapi kini setelah saya sudah berstatus istri yang tentunya tidak lagi tinggal bersama orang tua melainkan tinggal berdua bersama suami,hari saya dimulai dengan bangun pagi yangmana kepala saya sudah penuh dengan rencana-rencana hari ini seperti memasak, menyiapkan sarapan, beberes rumah, bersiap berangkat kantor, berangkat kekantor yang jaraknya 30 menit dari rumah baru, mempersiapkan hal-hal yang harus saya selesaikan dikantor lalu pulang jam setengah empat dengan mampir kepasar dulu untuk belanja sayur-mayur untuk dimasak esok harinya. Sesampainya dirumah, beberes sedikit sambil menunggu suami pulang. Sembari itu, saya sempatkan untuk mencuci atau menyetrika ataupun mempersiapkan masakan untuk esok hari. Atau saya membaca sedikit buku-buku bacaan nonfiksi yang belum selesai saya tuntaskan. Begitulah kegiatan saya dalam 3 minggu terakhir ini.

Capek.. tentu saja tidak. Hehe.. kegiatan saya akhir-akhir ini justru jauh lebih santai dan tidak membutuhkan banyak tenaga dibandingkan kegiatan saya sebelumnya. Namun beberapa adaptasi-adaptasi pastilah harus saya lakukan dalam kurun waktu satu bulan ini. Tinggal ditempat baru, tinggal hanya berdua dengan suami yang tentunya punya sifat dan cara hidup yang berbeda dengan saya, tinggal dikawasan baru dengan segala aktifitas rutin yang baru tentulah membutuhkan waktu untuk adaptasi. Hal itu lumrah. Setiap orang pasti akan mengalami fase perubahan dalam hidupnya. Begitu juga dengan saya. Sekarang saya sedang menjalani beberapa fase perubahan yang harus saya lalui dengan baik. Fase perubahan ini akan terasa mudah apabila saya mampu menikmatinya. Hidup memang perlu perubahan dengan tambahan beban serta tanggung jawab yang harus dijalani oleh masing-masing orang. Dengan perubahan status saya, tanggung jawab saya tentunya semakin bertambah. Beberapa berubahan kearah positif harus saya lakukan, baik dalam beraktifitas maupun dalam pendewasaan pikiran. J dan sejauh ini, saya menikmati perubahan saya ini dan menikmati segala fase adaptasi yang sedang saya alami ini. Memang suatu perubahan itu perlu dinikmati kawan supaya segalanya berjalan dengan lancar… J Mari kita berubah kejalan yang lebih terarah kawan.

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on November 5, 2013, in experince. Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. Iya Mbak. Yang penting kita harus bisa beradaptasi. Mengenai capek atau gak, kalo kata ortu saya, selama kita happy ngerjainnya maka capek gak akan berasa atau gak akan jadi masalah🙂

  2. Betul mbak, dinikmati saja perubahan itu😉 enjoy🙂

  3. selamat menempuh hidup baru & enjoy the ride, it s fun🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: