I VOTE : LET’S VOTE FOR BETTER INDONESIA


Permasalahan bangsa adalah permasalahan bersama. Kemajuan negara adalah tanggung jawab sebuah bangsa. Bangsa adalah seluruh mahkluk yang tinggal di sebuah negeri yang semestinya bangga menjadi bagian dari sebuah negeri. Negeri akan menjadi hebat apabila bangsanya cinta terhadap negerinya. Negeri akan hebat kalau bangsanya rela untuk berubah menjadi baik demi cita-cita bersama yaitu memajukan negerinya. Namun, rupanya bangsa ini sedang bermasalah. Apabila bangsa disebuah negeri bermasalah dan masalah itu terus dibiarkan maka runtuhlah sebuah negara. Apabila sebuah negara runtuh, maka bangsa didalamnya akan terombang-ambing dan seolah-olah menjadi tuna wisma, tanpa “rumah tinggal” yaitu sebuah negeri.

Harapan dari sebuah bangsa adalah negerinya makmur, damai sejahtera. Namun, bangsa tidak melulu hanya berharap tetapi perlu berusaha. Berusaha untuk turut serta bela negeri, turut serta memajukan negeri, turut serta mengharumkan nama negeri dan turut serta menentukan dan memilih jalan untuk kemajuan Indonesia. Namun kondisi seolah-olah terbalik di sini, disebuah negeri yang dulunya luas dan bersatu yaitu Nusantara- Indonesia.

Indonesia adalah sebuah negeri yang paling kaya diantara negara-negara lain di dunia ini ;(sebenarnya adalah) Negara yang paling makmur diantara ratusan negara yang turut meramaikan bumi; (Sebenarnya adalah) Negara yang paling brilian diantara negara-negara lainnya. Namun, nyatanya Negeri ini masih merupakan sebuah negeri yang terseok. Negeri kaya yang belum menyadari kekayaannya; Negeri makmur yang belum mengetahui sisi kemakmurannya ; Negeri brilian yang masih malu menyatakan dirinya sebagai negeri brilian.

Indonesia kaya, satu-satunya negara yang memiliki puluh ribuan pulau yang tersebar diantara luasnya wilayah perairan kekuasaan Indonesia; Satu-satunya negara yang memiliki ratusan bahasa daerah dan ratusan suku bangsa dengan etnik dan keberagaman yang sangat memukau ; Satu-satunya yang memilliki banyak kekayaan alam dan kekayaan laut endemis yang tidak dimiliki negara-negara lain; satu-satunya yang mempunyai pulau terbesar seantero bumi ini yaitu Papua, Borneo, Sumatera, Sulawesi; Satu-satunya negara yang hebat lainnya. Namun sayangnya masih sangat sedikit yang menyadari kehebatan yang dimiliki Indonesia.

Malah yang lebih disadari adalah intrik dan konflik yang bernaung didalamnya. Berbagai permasalah internal bangsa sering terjadi di Negeri tercinta belakangan ini. Mulai dari konflik kecil antar perseorangan kemudian merembet menjadi masalah kelompok lalu semakin meluas menjadi permasalahan daerah yang kemudian malah disangkut pautkan menjadi permasalahan antar keyakinan yang berujung pada bentrok berdarah. Bentrok dimana-mana yang berakar dari ke-egoisan masing-masing individu yang terprovokasi sehingga menimbulkan sebuah perpecahan. Bentrok yang juga berawal dari ke-Bhinekaan yang sebenarnya indah. Perbedaan tersebut malah justru menjadi sebuah pematik timbulnya api perselisihan.

Konflik antar petinggi negarapun juga kerap terjadi. Hanya sedikit petinggi yang memang layak ditinggikan, namun sebagaian besar jauh dari kata layak. Pemimpin beramai-ramai berebut menguras uang rakyat. Petinggi beramai-ramai mengecewakan rakyat dengan mengambil jatah yang bukan haknya. Petinggi juga beramai-ramai menjadikan kekuasaannya sebagai posisi yang tepat untuk menimbun harta dan malah ada juga yang menimbun wanita. Petinggi yang merupakan wakil suara rakyat kecil malah berbondong-bondong untuk semakin menindas rakyat kecil yang semestinya diwakilinya. Hingga pada akhirnya kantor para petinggipun berpindah ke penjara KPK. Rakyatpun menjadi tak percaya dengan janji manis petinggi. Rakyatpun menjadi pesimis dengan kondisi negeri hingga tidak mampu menyadari betapa negeri ini sebenarnya sangat kaya dan sangat makmur. Rakyat terbuai dengan kepesimisan masing-masing untuk kemajuan negeri, padahal sebenarnya harapan masih ada didepan mata.

Indonesia ketika masih menjadi Nusantara, pernah mencapai masa kejayaan. Masa dimana wilayah Nusantara terbentang luas dengan pemanfaatan kekayaan alam yang sangat baik sehingga kesejahteraan rakyat juga menjadi berbanding lurus baiknya. Kala itu, Nusantara menjadi sebuah negeri zambrud katulistiwa yang kemajuannya sangat diperhitungkan oleh negara lainnya. Tidak ada perebutan kekuasaan kala itu, yang ada hanyalah kedamaian. Sumpah petinggi untuk memajukan Nusantara dan menjadikan Nusantara sebagai sebuah kesatuan negeri yang terhubung secara ekonomi dan maju bukanlah sebuah janji belaka. Semuanya benar-benar terwujud selama waktu yang cukup lama. Hingga berakhir akibat perebutan kekuataan antar pimpinan. Kondisi itu bisa saja terjadi pada Indonesia masa sekarang. Rusak, runtuh dan segalanya dimulai dari nol.

Namun, sekali lagi.. Harapan masih ada. Rakyat Indonesia kini masih bisa memilih jalan hidupnya untuk kemajuan Negeri. Kemajuan sebuah Negeri berawal dari kemampuan pemimpin untuk mewujudkan janji manisnya kepada rakyat untuk kemajuan negeri; meredam konflik yang sudah terlanjur terjadi; mengembalikan nurani pemimpin untuk tidak serakah dan memperbaiki negeri ini dari cacat-catat yang terlanjur terjadi . Kemudian, rakyat akan beramai-ramai untuk ikut serta mendukung pemimpinnya untuk kemajuan bersama. Semangat rakyat untuk ikut serta memilih pemimpin yang layak adalah ujung tombak dan senjata utama serta awal mula dari sebuah harapan baru Indonesia.

Indonesia kini sudah jauh lebih maju di bandingkan dengan Nusantara dulu. Pusat informasi sudah jauh berkembang dan memungkinkan rakyat untuk mencari informasi sedalam-dalamnya tentang segala hal, termasuk tentang sosok pemimpin yang layak untuk dibanggakan Indonesia. Rakyat bisa dengan bebas dan puasnya mencari, menilai, mengulas, mendiskusikan hingga memilih sosok pemimpin mana yang dianggap layak untuk menjadikan Indonesia semaju Nusantara dulu. Semuanya ada di tangan rakyat. Suara rakyat akan menjadi sebuah penentu kebangkitan kembali Indonesia yang betul-betul kaya ini.

Salah satu usaha rakyat Indonesia untuk mengembalikan ke-percaya-dirian Indonesia sebagai sebuah negara yang hebat adalah ikut berpartisipasi dalam memilih pemimpin… Mari kita memilih pemimpin yang layak demi kemajuan Indonesia.. Let’s vote for better Indonesia!!!!

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on June 30, 2014, in experince. Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: