Salam Hari Raya Natal


Saya suka topik dan pembahasan tentang iniii…🙂

NyoemHokGie

Baiklahh..sesi curhat dimulai lagi.
Di negeri sosial media lagi ramai membicarakan soal boleh tidaknya kaum Muslim mengucapkan selamat hari Natal kepada pemeluk Nasrani.
Mengapa begitu ramai dibicarakan seolah ini adalah hari Natal yang baru diresmikan di Indonesia? Apakah karena yang melarangnya adalah beberapa Ustad yang mempunyai banyak pengikut ataukah karena begitu derasnya arus lalu lintas informasi di sosial media sehingga masyarakat Indonesia lebih mudah terprovokasi antara Pro ataupun Kontra?
Untuk itu ijinkan saya menyampaikan pendapat dari sudut pandang lain, meski saya seorang pemeluk Hindu yang sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan wacana boleh tidaknya mengucapkan selamat Natal.
Ijinkan saya menyampaikan pengalaman pribadi saya, saya punya banyak teman baik dari Muslim maupun Kristen. Saya turut berbahagia ketika teman-teman saya merayakan hari raya, biasanya saya menyampaikan ucapan selamat hari raya kepada mereka baik itu hari raya Idul Fitri maupun Hari Natal. Mengapa saya mengucapkannya? Karena saya tahu betul bagaimana bahagianya ada teman kita…

View original post 512 more words

About tantri

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on January 7, 2015, in experince. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Untung kita ini, orang seperti NHG masih mau bunyi. (trims ref-nya)🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: