Menanam Tulip di daerah tropis (Surabaya)


Tulipa prominence itu nama Latin untuk tanaman yang terkenal di Belanda tetapi sebetulnya adalah berasal dari Asia Tengah, tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan. Bunga ini adalah bunga nasional negara Iran dan Turki. Saya tidak akan membahas sejarah tentang Tulip, tapi kalau kalian tertarik dengan sejarahnya, silahkan googling sendiri atau buka link ini. 

Kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana cara menanam Tulip di negara tropis yaitu di tempat tinggal saya Surabaya. Berbekal dari beberapa artikel tutorial menanam tulis dari beberapa bloger yang linknya saya sertakan di sini, di sini dan disini.  Berbekal juga tentunya sekantong bibit tulip yang saya dapatkan dari teman saya yang baru pulang dari study di Belanda (Thanks Mbak Ottik yang sudah dengan senang hati membawakan bibit bunga tulip langsung dari Belanda 🙂 🙂 🙂 ) sayapun belajar menaman tulip. Oh iya, bibit bunga tulip dan bibit bunga-bunga 4 musim lainnya memang dijual bebas di Belanda. Sama seperti di Indonesia yang menjual bibit-bibit tomat, sayur mayur maupun tanaman tropis lainnya. Saya titip teman saya yaitu seharga 7.5 euro per pack yang terdiri dari kurang-lebih 20 biji tulip.

Terdapat beberapa tahapan dalam menanam tulip dan proses penanamannya berbeda dengan proses penanaman tanaman tropis biasanya. Saya pernah menanam markisa (ehh bukan saya sih.. tapi suami saya..heheh) tanpa dirawat dengan telaten dan cukup disiram dengan rutin saja tanaman itu dapat tumbuh dengan suburnya dan rimbunnya. Begitu juga ketika saya mencoba menanam kurma, jeruk maupun tanaman-tanaman lainnya. Hingga ditanam saja bibitnya, rutin disiram maka merekapun akan tumbuh dengan bahagianya. Berbeda dengan tanaman Tulip, tanaman ini mempunyai proses penanaman yang lebih ribet dan butuh penangan ekstra apabila dibandingkan dengan tanaman lainnya. yaa karena menanam tanaman bule di negara panas jadi seolah-olah kita tidak bisa langsung memaksa si bule yang tinggal di Indonesia itu untuk makan nasi setiap hari. Tentu butuh adaptasi dan perawatan ekstra supaya mereka betah di Indonesia.

Nah, berikut ini adalah proses bagaimana cara saya menanam tulip dari awal hingga berbunga.

Tahap Cooling treatment (pendinginan)

Cooling treatment adalah suatu tahapan yang dilakukan dimana tujuannya adalah menyesuaikan suhu tubuh bibit tulip supaya hampir sama dengan suhu kondisi di negara asalnya. Proses pendinginan ini memakan waktu 2-3 bulan dengan cara memasukkan bibit-bibit tulip tersebut kedalam lemari pendingin dalam keadaan kering. Tahap ini adalah tahap yang paling menentukan perkemabngan tulip selanjutnya. Anggap saja kalau sedang hamil ya tahapan ini adalah trismerter pertama yang paling riskan.

Bibit tulip bentuknya hampir mirip bawang merah tetapi ukurannya lebih besar. Memiliki warna kulit coklat tua yang hampir mirip seperti bawang bombay. Beberapa artikel yang saya baca menyatakan waktu cooltreatment yang bervariasi antara 11 minggu hingga 14 minggu dan bahkan ada yang hingga 19 minggu. Saya mencoba untuk melakukan cold treatment selama 2.5 bulan. Biji-biji tulip tersebut saya masukkan kedalam kotak terbuka dimana pada bagian bawahnya saya alasi dengan kertas yang dapat menyerap lembab. Beberapa artikel menyarankan untuk menggunakan wadah telur dengan bahan kertas dan bukan plastik.

Setelah cold treatment pertama selesai, kemudian saya lakukan cold treatment ke-dua yaitu dengan memasukkan bibit-bibit tulip tersebut kedalam air. Proses ini membutuh waktu kurang lebih 2 minggu hingga tumbuh tunas kurang lebih 2 cm.

20170226_073942.jpg

Proses cold treatment di dalam air setelah melewati masa cold treatment kering selama kurang lebih 2-3 bulan.

 Tahap Penanaman 

Tahap penanaman dilakukan setelah bibit tulip yang direndam didalam air dan ditaruh dilemari es tumbuh hingga kurang lebih 2 cm (sayangnya, saya tidak punya foto ini). Penanaman dilakukan pada media tanah yaitu campuran pupuk kompos dan tanah tanam biasa. Komposisi jumlah tanah dan pupuk kompos, saya tidak tahu pasti dan baik seperti apa. Tetapi yang saya lakukan adalah mencampur pupuk kompos dan tanah dengan komposisi 1:2. 1 untuk pupuk kompos dan 2 untuk tanah media tanam. Setelah dilakukan pemindahan tanaman ke media tanam, biarkan tunas-tunas tulip tersebut di dalam lemari es.

20170226_073952.jpg 20170222_172733.jpg

Tunas tulip yang telah dipindahkan di dalam media tanam.

Tanah perawatan

Setelah tunas-tunas tulip tumbuh dan meninggi di dalam lemari es selama kurang lebih 1-2 minggu (atau ketika tinggi tunas tulis sudah mencapai lebih dari 5 cm), keluarkan tunas-tunas tersebut dari dalam lemari es. Pada saat masih berada di dalam lemari es, pastikan tunas-tunas tulip tersebut mendapatkan asupan air sehingga tidak kering karena terlalu dingin. Penyiraman tulip dilakukan pada area pinggir tunas dan sebisa mungkin tunas tulip tidak langsung terkena air. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur dan tunas membusuk akibat jamur.

Tunas dikeluarkan dari lemari es tetapi dirawat dalam suhu ruang dan tidak terkena cahaya matahari langsung. Untuk memenuhi kegiatan fotosintesa tanaman tulip, lakukan penjemuran pada tunas tulis dipagi hari sebelum jam 8. Masukan kembali tanaman tulis kedalam ruangan untuk menghindari tanaman tulip terkena sinar matahari langsung. Tulip akan bertahan hidup pada suhu yang adem, tidak panas dan tidak lembab. Setelah kurang lebih 1 bulan masa perawatan dengan total masa penanaman tulip 5 bulan, bunga tulip berbunga dengan cantik.

IMG-20170225-WA0013.jpeg 20170226_074011.jpg

Tunas tulip yang diletakkan di dalam ruangan (kiri); Tunas tulip yang dijemur di pagi hari.

20170313_171433 (1).jpg

Bunga tulip yang berhasil berbunga di Surabaya.

Dari beberapa bulan proses penanaman tulip yang saya lakukan, terdapat beberapa hal yang saya simpulkan dari proses penanaman tulip tersebut yaitu:

  1. Keberhasilan dari penanaman tulip adalah dipengaruhi oleh masa cold treatment.
  2. Dari beberapa bongkah tulip yang saya tanam, hanya beberapa yang berhasil tumbuh dengan baik. Pertumbuhan tunas tulip pada masing-masing bongkah bibit tulip juga berbeda-beda. Rata-rata yang tumbuh tunas paling awal, pertumbuhan selanjutnya justru lebih lambat. Tanaman yang berhasil berbunga adalah tunas yang muncul pada periode kedua (kurang lebih 1-1.5 minggu dari proses pen-tunasan). Tunas tulip yang baru tumbuh lebih dari 2 minggu mengalami pertumbuhan yang sangat lambat dan cenderung kerdil.
  3. 1 bongkah tulip dapat menghasilkan 1-3 tunas tulip.
  4. Proses fotosintesa sangat penting jadi proses penjemuran tanaman tulip di pagi hari adalah sangat penting. Tunas yang rutin dilakukan proses penjemuran di pagi hari akan tumbuh lebih hijau dan baik dibandingkan dengan yang tetap dibiarkan di dalam ruangan tanpa dijemur.
  5. Tanaman tulip yang diletakkan di dalam ruang ber-AC (AC tidak hidup sepanjang hari) justru akan mengalami kekeringan dan lemas serta pertumbuhannya tidak baik dibandingkan dengan suhu ruang. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan suhu ruang ber-AC dengan suhu normal Surabaya terlampau jauh sehingga menjadikan tulip tidak tahan dengan perbedaan suhu.
  6. Jangan sekali-kali membiarkan tanah tulip terjemur di bawah sinar matahari langsung karena akan langsung membuat tanaman tulip mati lemas.

Sekian… 🙂

Advertisements

About Women

I am nobody who really want to be somebody. Extremely introvert cheerful and easy going girl.. :) Thanks for visiting this blog... ^^

Posted on April 19, 2017, in experince. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. Wah satu lagi tangan hijau yang berhasil membungakan tulip di negara tropis, salut buat Tantry 😉 . Itu setelah ditanam berikut potnya masuk kulkas ya?, Bagusnya memang begitu sih pakai metan simpan dalam kulkas, repotnya klo ga ada kulkas nganggur masa mau khusus beli buat eksperimen ya hehe.

    • Iya.. masuk kulkas walau sudah di Pot. tetapi pertumbuhannya lambat kalau di kulkas terus tanpa matahari. Punya saya ada yang dikulkas ada yang di luar. yang cepet berbunga malah yang diluar suhu ruang. Tapi ini sudah lemes tulipnya yang diluar kulkas karena Surabaya suhunya fluktiatif akhir2 ini sampai 33 paling panas. Tulipnya tidak kuat… 🙂

  2. Wah tumbuh yaaaa, gak sabar pengen liat berbunga

  3. Wah…sukses ya menanamnya. Saya pernah mencoba tapi kurang berhasil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: