naluri manusia yang egois….


Saya sedang galau…..

Naluri manusia yang selaput egoistiknya terlampau tebal sedang menjalar di otakku belakangan ini. Mungkin karena minggu-minggu ini saya sedang free of serious work jadinya saya jadi ngerasa nganggur puoollll. kalau lagi begini, saya pasti menyesali banyak hal yang belum bisa saya raih dan menyesali banyak keputusan-keputusan yang sudah saya ambil berkenaan dengan hidup saya…

pasti pertanyaan-pertanyaan bego ini muncul lagi…

misal nih ya…kenapa saya dulu ambil S2 langsung sebelum S1 kelar, padahal klo saya langgung gawe, pasti sekarang saya sudah jd orang berduit seperti teman-teman….kenapa saya dulu ndak ngambil double degree ke Holland seperti teman saya yang lain padahal sy sudah apply, dan saya malah memilih mengerjakan project dan nyelesaikan skripsi saya bersamaan dengan saya yang lagi patah hati dan geram pada lelaki… kenapa saya ambil cuti s2 saya untuk ngambil program bahasa di belanda setahun padahal ndak nyambung sama mata kuliah saya akibatnya saya lulus belakangan dibanding teman2.. kenapa saya milih pacar saya yang sekarang sebagai pacaran, padahal saya punya setahun kesempatan dapet bule waktu saya di belanda dulu seperti teman-teman saya yang sudah hidup dengan pria-pria bule… kenapa saya milih jadi dosen yg katanya gajinya kecil dari pada kerja di perusahaan-perusahaan besar seperti teman-teman yang lain….  dan akan lebih banyak muncul kenapa-kenapa yang lainnya yang kayaknya berisikan tentang penyesalan-penyesalan dan ketidak yakinanketidakyakinan laiinya serta pembandingan2 dengan teman-teman maupun orang2 lainnya…

padahal pertanyaan bego semacam itu tidak seharusnya menjalar di otakku…hmmm, sayapun memutar otak dan menghibur diri…🙂

kuliah S2 saya ikuti karena rekomendasi, kalau saya langsung gawe,apa beneran betah saya disana?!! walaupun saya kuliah, pekerjaan2 bidang saya pasti ada saja kok yang menghampiri saya, belum lagi pertanyaan2 dan sharing2 teman2 yang sudah kerja yang sering dialamatkan kepada saya tentunya menambah referensi pengalaman saya selain referensi pengetahuan yg saya dapat di S2.

kenapa saya ndak ambil double degree itu… yahh, mungkin itu jalannya Tuhan untuk saya. Waktu itu memang saya sedang kalut dan carut marut. Skripsi belum kelar, proyekpun deadline ditambah lagi saya waktu itu lagi patah hati. Lengkap deehh…

kalau saya cuti S2 untuk program yang non-bidang.. yaaah itung-itung untuk nambah pengalaman..mumpung gratis dan dapat pocket money untuk jalan-jalan gratis melihat keindahan Eropa. walau saya telat lulus setahun dibanding temen-temen, tapi saya dapet pengalaman yang tak ternilai harganya dengan gratisnya….

kenapa saya memilih pacar saya yang sekarang, bukan bule? ini adalah sesuatu yang fundamental dan bersifat permanen untuk masa depan. Pilihlah yang sesuai harapan walau tidak seperfect yang diharapkan tapi 70% sesuai dengan kriteria. Cerdas dan pintar itu harus, baik dan sopan itu perlu, tanggung jawab adalah wajib hukumnya dan selain itu latar belakang keluarga yang super jelas dan baik… so, there is no reason to leave him?! :p ( hmmm.. mungkin ini salah satu alasan saya karena no one bule mau sama saya kaleee… hahaha… )

kenapa saya ingin jadi dosen, padahal gajinya kecil? well, kerja adalah dari hati. Saya memilih pekerjaan karena saya suka dan saya bisa. Saya suka membaca, saya suka menulis dan saya suka menjelaskan. Walau memang saya pun suka bekerja dibawah tekanan seperti bekerja di perusahaan2 bidang saya, tetapi saya lebih suka dengan pekerjaan jenis institusi pendidikan.. so?! that’s what i want to be….

yaaaaaaahhhh……. begitulah saya kalau lagi galau, pasti akan muncul pertanyaan-pertanyaan bego yang penuh penyesalan yang sebenarnya tidak perlu diambil pusing.

Naluri manusia yang egois memang terkadang membawa saya kepada pemikiran-pemikiran itu… karena saya hanya melihat dan membandingkan ke atas, tanpa melihat kebawah… padahal masing sangat banyak teman-teman lain yang berada dibawah, boro-boro S2, kuliah s1 aja ndak mampu. Boro-boro double degree, kuliah di Indonesia saja belum kelar. Boro-boro keliling Eropa, keliling Jawa saja mungkin belum mampu. Boro-boro gaji kecil, dapet pekerjaannya aja susah di jaman sekarang..

Yahh… itulah kehidupan, dan itulah egoistik manusia…

the think that i need is just : BERSYUKUR….

  1. Hebat … !!!!!
    Sampai Speachlesssssss …

  2. yah kita memang musti mikir dua kali sebelum menyesali sesuatu karena pasti ada alasan untuk apa yg terjadi kepada kita. semua rahasia tuhan ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: